This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label ipa. Show all posts
Showing posts with label ipa. Show all posts

Friday, December 7, 2018

PERUBAHAN WUJUD BENDA DAN CONTOHNYA

PERUBAHAN WUJUD BENDA DAN CONTOHNYA







Wujud Benda
Wujud benda ( zat) terdiri dari :
1). Benda padat contohnya : papan tulis, penghapus, es batu, dan sebagainya.
Sifat yang dimiliki benda padat yaitu bentuknya tetap dan mencair jika dipanaskan pada suhu tertentu.


2). Benda cair contohnya : air, bensin, minyak goreng, spirtus, dan sebagainya.
Sifat-sifat benda cair, antara lain:
a. Bentuknya tidak tetap, selalu mengikuti bentuk wadahnya;
b. Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar;
c. Benda cair mengalir ke tempat yang lebih rendah;
d. Benda cair menekan ke segala arah;
e. Benda cair meresap melalui celah-celah kecil (kapilaritas).


3). Benda gas contohnya udara
Benda gas tidak dapat diamati secara langsung tetapi dapat dirasakan keberadaannya. Sifat benda gas yaitu :
Bentuknya tidak tetap karena selalu mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya
Menekan ke segala arah


Perubahan Wujud Benda (zat)
Perubahan zat terbagi dalam 2 kelompok besar yaitu :
1. Perubahan Fisika
Perubahan fisika yaitu perubahan benda tanpa menghasilkan zat baru. Macam-macam perubahan fisika yaitu :
a. Mencair
Mencair atau melebur yaitu peristiwa perubahan zat padat menjadi cair, hal ini karena adanya kenaikan suhu (panas). Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan lain-lain.
b. Membeku
Membeku yaitu peristiwa perubahan zat cair menjadi padat, karena adanya pendinginan. Contoh peristiwa mencair yaitu air yang dimasukkan dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.
c. Menguap

Menguap adalah peristiwa perubahan zat cair menjadi gas. Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas.










d. Mengembun




Mengembun adalah peristiwa perubahan benda gas menjadi air. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan.




e. Menyublim

Menyublim adalah peristiwa perubahan zat padat menjadi gas atau sebaliknya. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.
f. Mengkristal atau menghablur
Mengkristal atau menghablur adalah peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.


2. Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah peristiwa perubahan pada benda (zat) yang menghasilkan zat baru yang berbeda dengan sifat asalnya. Contohnya pada peristiwa kertas yang dibakar, beri yang berkarat dan sebagainya.
Share:

Pengertian Jantung dan bagiannya

Pengertian Jantung dan bagiannya



Jantung adalah sebuah rongga organ berotot yang memompa darah ke pembuluh darah dengan berirama yang berulang. Istilah kardiak berarti berhubungan dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung adalah salah satu organ manusia yang berperan penting dalam sistem peredaran darah.


Letak Jantung berada agak sebelah kiri bagian dada, di antara paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Beratnya kurang lebih 300 gram, besarnya kira-kira sebesar kepalan tangan. Fungsi jantung untuk memompa darah. Maka dengan adanya jantung, darah dapat dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah, dan jika peredaran ini terganggu maka inilah yang disebut sakit jantung.


Jantung hampir sepenuhnya diselubungi oleh paru-paru, tertutup oleh selaput ganda yang bernama perikardium, yang tertempel pada diafragma. Lapisan pertama menempel sangat erat pada jantung, sedangkan lapisan luarnya lebih longgar dan berair, untuk menghindari gesekan antar organ dalam tubuh yang terjadi karena gerakan memompa konstan jantung.

Secara internal, jantung dipisahkan oleh sebuah lapisan otot menjadi dua belah bagian, dari atas ke bawah, menjadi dua pompa. Kedua pompa ini sejak lahir tidak pernah tersambung. Belahan ini terdiri dari dua rongga yang dipisahkan oleh dinding jantung. Maka dapat disimpulkan bahwa jantung terdiri dari empat rongga, serambi kanan & kiri dan bilik kanan & kiri.




Dinding serambi jauh lebih tipis dibandingkan dinding bilik karena bilik harus melawan gaya gravitasi bumi untuk memompa dari bawah ke atas dan memerlukan gaya yang lebih besar untuk mensuplai peredaran darah besar, khususnya pembuluh aorta, untuk memompa ke seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah.

Tiap serambi dan bilik pada masing-masing belahan jantung disambungkan oleh sebuah katup. Katup di antara serambi kanan dan bilik kanan disebut katup trikuspidalis atau katup berdaun tiga. Sedangkan katup yang ada di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mtralis atau katup bikuspidalis (katup berdaun dua).



Berikut bagian-bagian jantung :
Dinding dan Otot Jantung
Dinding jantung terdiri dari sel-sel unik yang disebut myocardium yang berisi otot jantung. Otot ini merupakan jenis satu-satunya yang terdapat pada tubuh karena dia harus memiliki oksigen sepanjang waktu untuk tetap hidup dan agar jantung yang melewati pembuluh darah arteri koroner harus berlangsung secara kontiniu.

Inilah sebabnya penyempitan pada arteri koroner, amat berbahaya terhadap jantung. Bila pembuluh arteri menyempit, terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan sakit jantung mulai dari sakit dada, dan serangan jantung yang berpotensi meninggal mendadak. Adapun rongga atau ruangan dalam jantung dibagi menjadi : 2 ruang atas disebut serambi jantung atau atrium sebelah kanan dan kiri. Dan runag bawah disebut bilik jantung atau ventrical sebelah kanan dan kiri. Ruangan-ruangan tersebut dipisahkan oleh dinding otot tebal disebut septum
Klep Jantung
Jantung memiliki 4 klep yang berfungsi menentukan kearah mana darah mengalir, berapa besar alirannya, dan kapan menghentikan aliran tersebut, adapun masing-masing klep adalah

Klep tricuspid. Bila membuka membiarkan darah mengalir dari bilik kanan pada waktu jantung relaksasi dan menutup untuk mencegah darah mengalir kembali ke tubuh bila jantung kontraksi.
Klep mitral. Yang mengkontrol darah mengalir antara serambi kiri dan bilik kiri.
Klep Pulmic. Mengontrol aliran darah dari bilik kanan ke arteri yang menyuplai darah ke paru-paru.
Klep aorta, yang memisahkan bilik kiri dengan aorta. Bilamana terbuka membiarkan darah mengalir ke tubuh yaitu sewaktu jantung berkontraksi, dan tertutup bila jantung relaksasi.

Jadi klep-klep jantung membuka dan menutup aliran darah dalam rongga jantung, agar mengalir ke satu arah mencegah terjadinya arus balik.
Share:

Struktur Matahari



Struktur Matahari


Matahari Merupakan Bintang Karena Dapat Memancarkan Cahaya Sendiri.Matahari Berupa Bola Gas Raksasa Yang Sangat Panas.Garis Tengah Matahari Kira Kira Sama Dengan 100 Kali Garis Tangah Bumi. Matahari Merupakan Bintang Yang Paling Terang Jika Dilihat Dari Bumi.Hal Itu Disababkan Matahari Merupakan Bintang Yang Paling Dekat Dengan Bumi.

Suhu Matahari Di Permukaannya Sekitar 5.500 C Dan Suhu Di Pusatnya Sekitar 13.880.000 C. Struktur Matahari Terdiri Atas Inti, Fotosfer, Kromosfer, Dan Korona. Karena Terdiri Atas Gas, Batas Antarlapisan Matahari Tidak Jelas. Inti Matahari Merupakan Lapisan Matahari Yang Paling Panas. Di Inti Inilah Dihasilkan Energi Yang Dipancarkan Ke Segala Arah. Gambar Fotosfer Merupakan Permukaan Matahari Yang Menyilaukan Dan Berbentuk Menyerupai Piringan Berwarna Emas. Di Tempat Inilah Asal Cahaya Dan Panas Dipancarkan.


Matahari Merupakan Bintang

Fotosfer Merupakan Lapisan Gas Panas Dengan Tebal Sekitar 320 Km. Pada Lapisan Ini Suhu Rata-Ratanya Sekita 5.700 C.

Kromosfer Adalah Lapisan Gas Yang Mengelilingi Matahari Lapisan Ini Memiliki Ketebalan Sekitar 16.000 Km. Lapisan Kormosfer Tampak Jelas Ketika Terjadinya Gerhana Matahari Total. Lapisan Ini Memiliki Suhu Sekitar 60.000 C Hingga 20.000 C

Korona Adalah Sinar Yang Mengelilingi Matahari. Lapisan Ini Memiliki Ketebalan Sekitar 2.500.000 Km Dengan Suhu Rata-Rata Sekitar 1.000.000 C. Pada Saat Terjadi Gerhan, Korona Tampak Jelas. Pada Saat Itu, Korona Berwarna Perak Cemerlang Di Sekitar Matahari. Fotosfer, Kromosfer, Dan Korona Membentuk Atmosfer Matahari Hal Itu Terjadi Karena Ketiganya merupakan Bagian Luar Dari Matahari. Akibatnya, Bagian Inilah Yang Dapat Diamati Secara Langsung Dari Bumi.Kadang-Kadang terdapat Bercak-Bercak Suram Pada Permukaan Matahari. Bercak-Bercak Itu Disebut Bintik Matahari
Share:

Pengelompokan hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Pengelompokan hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Hasil gambar untuk pengelompokkan berdasarkan makanan

1. Herbivora

Hewan Herbivora adalah pengelompokan dari hewan yang makanannya adalah tumbuh tumbuhan. Hewan herbivora akan memakan semua bagian dari tumbuh tumbuhan seperti akar, daun, batang dan buah. Semua makanan yang dicerna akan diolah dengan enzim pencernaan yang mampu menjadikan selulosa dari tumbuhan menjadi glukosa yang bermanfaat bagi tubuhnya. Hewan jenis herbivora ini didukung dengan bentuk mulutnya yang hanya bisa memakan makanan yang berbentuk tumbuh tumbuhan karena bentuk gerahamnya yang rapat. Contoh hewan herbivora adalah Sapi, gajah, jerapah, kambing.

2. Hewan Karnivora

Berbeda dengan hewan herbivora, hewan karnivora tidak akan bisa mengolah tumbuh tumbuhan. Yang dimakan oleh hewan karnivora adalah daging. Sebagian besar dari hewan karnivora memiliki gigi taring untuk merobek daging di mulutnya. Umumnya, hewan karnivora adalah hewan yang ditakuti dikarenakan posisinya sebagai rantai makanan adalah sebagai pemangsa. Beberapa contoh hewan karnivora adalah Singa, Serigala, macan, anjing dan sebagainya.

3. Hewan Omnivora

Hewan omnivora adalah hewan yang bisa memangsa segalanya. Bisa kita simpulkan hewan omnivora adalah gabungan dari hewan karnivora dan hebivora karena hewan omnivora bisa memakan daging dan tumbuhan dengan baik. Manusia termasuk dalam hewan omnivora karena manusia bisa memakan daging dan tumbuhan. Karena bisa memakan segalanya maka bentuk gigi dari hewan omnivora sedikit lebih special karena hewan dalam pengelompokan ini memiliki gigi seri, gigi geraham dan gigi taring yang lengkap. Yang termasuk dalam hewan omnivora adalah Tikus, Monyet, babi dll.

4. Hewan Insektivora

Satu lagi pengelompokan hewan bedasarkan jenis makanannya adalah hewan insektivora. Hewan insektivora adalah hewan yang hanya memakan serangga di sepanjang hidupnya. Hewan yang tergolong dalam hewan insektivora adalah hewan reptil, aves (burung) dan beberapa jenis hewan amphibi.
Share:

Pengelompokan Berdasarkan Habitatnya


pengelompokkan berdasarkan habitatnya



Hasil gambar untuk pengelompokkan hewan



pengelompokkan berdasarkan habitatnya





1. Hewan Darat


Hewan yang hidup di lingkungan kita adalah hewan hewan yang bisa kita lihat di sekitar rumah atau tempat yang terbuka. Seperti tikus, kucing, anjing, kecoa dan lain-lain. Mereka hidup dan mencari makan di darat, kebanyakan hewan darat adalah hewan yang bisa dipelihara karena tempat habitatnya yang sama dengan kita.

Hewan yang hidup di hutan adalah hewan yang tinggal dan menetap di daerah hutan. Mereka hidup disana karena disanalah mereka mencari makan dan merasa hidup nyaman. Banyak hewan di hutan yang meninggal akibat pembakaran hutan dikarenakan tidak mempunyai mereka beradaptasi hidup di luar daerah hutan.

Berbeda dengan pengelompokan hewan yang hidup di lingkungan kita, hewan yang hidup di tanah adalah hewan yang habitatnya berada di dalam tanah. Mereka tinggal dan mencari makan dari hewan hewan atau tumbuhan yang ada didalam tanah. Biasanya, mereka hidup dengan memakan hewan kecil seperti semut, cacing, ulat dan lain-lain.

2. Hewan Air

Hewan air tawar adalah hewan yang hanya bisa hidup di air yang rasanya tawar. Yang termasuk air tawar adalah seperti danau, kolam, sungai dan lain-lain. Kebanyakan hewan air tawar dijadikan hewan hiasan dan makanan bagi sebagian orang. Beberapa contoh hewan air tawar adalah ikan mas, ikan mujair, ikan gabus dan lain-lain.

Semua makhluk hidup yang berada di laut adalah kelompok hewan air laut. Mereka hanya bisa hidup jika kondisi air sama dengan air laut. Hanya segelintir orang yang menjadikannya hewan hias dikarenakan kesulitannya untuk membuat habitat air laut di dalam akuarium.

Hewan air payau adalah hewan yang tinggal di tempat bersatunya air laut dan air tawar. Lokasi yang bisa kita jumpai adalah tambak air yang biasanya ada di pinggiran pantai. Yang termasuk dalam hewan air payau adalah kerang, udang, ikan bandeng.

3. Hewan Air dan Darat

Hewan air dan darat adalah hewan yang bisa hidup di dua alam. Mereka bisa hidup di daratan maupun di perairan. Banyak orang beranggapan hewan yang hidup di dua alam tidak bagus dikonsumsi oleh manusia. Contoh jenis hewan yang hidup di air dan darat adalah katak, buaya, kura kura dan lain-lain.
Share:

BAGIAN-BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

BAGIAN-BAGIAN BUNGA DAN FUNGSINYA

Hasil gambar untuk bagian bagian bunga


Struktur bunga

Bunga menjadi bagian dari tumbuhan. Bagian ini memiliki struktur dan fungsi tersendiri. Berikut ini penjelasan struktur dan fungsi bunga. 
Berdasarkan kelengkapan bagian bunga, yaitu perhiasan bunga dan alat kelamin bunga dibedakan menjadi bunga lengkap dan bunga tidak lengkap.
1. Bunga lengkap
Bunga lengkap

Bunga lengkap memiliki bagian-bagian dan fungsi sebagai berikut :
Bagian-bagian bunga dan fungsinya
a. Tangkai bunga
Tangkai bunga merupakan bagian bunga yang berada pada bagian bawah bunga. Tangkai bunga berfungsi sebagai penopang dan penghubung antara tangkai bunga dengan ranting.

b. Dasar bunga
Dasar bunga berada pada bunga bagian bawah yaitu di atas tangkai bunga. Dasar bunga berfungsi sebagai tempat melekatnya mahkota bunga.

c. Kelopak Bunga
Kelopak bunga merupakan bagian bunga paling luar yang menyelimuti mahkota ketika masih kuncup. Fungsi dari kelopak bunga adalah melindungi mahkota bunga ketika masih kuncup dan akan terbuka jika mahkota mekar. Kelopak bunga biasanya warna dan bentuknya menyerupai daun.

d. Mahkota bunga
Mahkota bunga merupakan bagian bunga yang paling indah dan berwarna-warni. Mahkota bunga sering disebut dengan perhiasan bunga. Keindahan mahkota bunga sangat menarik bagi serangga untuk hinggap dan membantu proses penyerbukan.

e Benang Sari
Benang sari merupakan alat kelamin jantan sebagai alat perkembangbiakan bunga yang terdiri dari tangkai sari, kepala sari dan serbuk sari. Benang sari biasanya terletak di tengah-tengah mahkota bunga.

f. Putik
Putik merupakan alat kelamin betina. Ujung putik disebutb kepala putik. Bagian putik yang panjang disebut tangkai putik. Bakal buah terdapat pada bagian bawah putik. Bakal biji terdapat dia dalam buah yang mempunyai dua inti, yaitu sel telur dan calon lembaga.

2. Bunga tidak lengkap
Bunga tidak lengkap
Bunga disebut bunga tidak lengkap jika tidak memiliki salah satu atau beberapa bagian bunga baik perhiasan maupun alat kelamin bunga. 

Berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya, bunga dibedakan menjadi dua yaitu bunga sempurna dan bunga tidak sempurna.
a. Bunga Sempurna
Bunga sempurna
Bunga disebut bunga sempurna jika mempunyai dua macam alat kelamin, yaitu benang sari dan putik.

b. Bunga Tidak Sempurna
Bunga tidak sempurna
Bunga disebut bunga tidak sempurna jika hanya mempunyai satu macam alat kelamin yaitu benang sari saja atau hanya putik saja. 

Fungsi bunga

Fungsi bunga yang utama adalah sebagai alat perkembangbiakan generatif. Perkembangbiakan generatif merupakan perkembangbiakan yang didahului pembuahan. Pada tumbuhan berbunga , pembuahan yang terjadi didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.

Penyerbukan pada tumbuhan dibantu oleh serangga. Hasil pembuahan adalah terbentuknya bakal biji yang akan tumbuh menjadi biji, sedangkan bakal buah akan menjadi buah. Dari biji itulah yang ditanam sehingga tumbuh menjadi tanaman besar dan berbunga lagi.
Share:

Pengertian Kincir Air dan Cara Kerja Kincir Air Lengkap


Pengertian Kincir Air dan Cara Kerja Kincir Air Lengkap
Hasil gambar untuk kincir air


Pengertian Kincir Air

Kincir air adalah komponen putaran air yang memberikan energi pada poros yang berputar. Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik berupa torsi pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air yang setidaknya haruslah pembaca ketahui bersama, salah satu diantaranya ialah Kincir air overshot, dimana untuk kincir air ini sendiri bekerja bilamana air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu daripada sisi bagian atas, dan karena hal tersebut disebabkan oleh gaya berat air pada suatu roda kincir berputar.
Cara Kerja Kincir Air

Pada hakekatnya untuk suatu prinsip kerja daripada listrik tenaga air ini adalah mengupayakan atau mengubah energi yang terdapat pada air yang mengalir di dalam sungai atau laut menjadi energi mekanik dimana kemudian energi mekanik inilah mampu diubah menjadi suatu bentuk pada energi listrik. Alat utama yang selalu dibutkan dalam pembuatan kincir air adalah turbin dan juga generator. Kedua alat turbin dan juga generator ini tidak boleh dilupakan dalam pembuatan kincir air.

Deskripsi Cara Kerja ini membutukan suatu bentuk Alat utama pada pembangkit listrik tenaga air adalah berupa turbin dan generator lalu air yang telah mampu ditampung di dalam bendungan dan kemudian dialirkan melalui dasar bendungan sehingga membentuk air terjun yang dapat dikelola dengan pembuatan Kincir Air dalam PLTA.

Air terjun inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin karena air akan menabrak suatu bagian daripada sudut – sudut baling-baling turbin sehingga kemudian membuat turbin tersebut menjadi berputar-putar dengan sangat keras atau kencang. Turbin ini terhubung secara langsung dengan generator, sehingga bila turbin bergerak secara berputar, maka secara otomatis generator juga akan ikut bergerak berputar.

Selama bergerak berputar, generator ini akan menghasilkan tenaga listrik. Tenaga listrik inilah yang kemudian dialirkan ke rumah – rumah yang berada di wilayah tersebut
Share:

Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan (Tunggang dan Serabut)

Hasil gambar untuk macam macam akar

Mengenal Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan (Tunggang dan Serabut)



Akar merupakan bagian tumbuhan yang berada di bagian paling bawah dari tumbuhan dan tumbuh menuju inti bumi. Akar mempunyai beberapa sifat, diantaranya yaitu:

Biasanya tumbuh di dalam tanah dan pertumbuhannya mengarah ke inti bumi (geotrop) atau menuju ke arah air (hidrotop), menjauh dari udara dan cahaya;
Umumnya tidak berbuku dan beruas;
Berwarna putih atau kekuning-kuningan;
Bagian ujungnya tumbuh terus-menerus, namun pertumbuhannya lebih lambat daripada bagian atas tanaman;
Ujung akar berbentuk meruncing yang berguna untuk memudahkan dalam menembus partikel tanah.

Jenis-jenis AkarBentuk-bentuk perakaran pada tumbuhan menjadi salah satu faktor pembeda dalam mengklasifikasikan tumbuhan tingkat tinggi. Pada saat biji berkecambah, bakal akar (radikula) berkembang menjadi akar lembaga. Berdasarkan sistem perakarannya ini, akar dibedakan menjadi dua jenis, yaitu akar tunggang dan akar serabut.


1. Akar serabutAkar serabut berbentuk seperti serabut-serabut kelapa, kecil, dan panjang. Umumnya tumbuhan monokotil memiliki akar serabut. Namun perakaran tumbuhan dikotil yang diperbanyak secara vegetatif juga berupa akar serabut. Akar serabut terbentuk dari akar lembaga yang mati dan tumbuh akar-akar baru yang memiliki ukuran yang relatif sama dan keluar dari pangkal batang. Adapun menurut bentuknya, jenis jenis akar serabut dapat dibedakan menjadi akar benang (contohnya padi), akar tambang (contohnya kelapa), dan akar serabut besar (contohnya pandan).


Gambar bentuk akar tunggang dan akar serabut


2. Akar tunggangAkar tunggang umumnya dimiliki oleh tumbuhan dikotil yang diperbanyak secara generatif dengan biji. Perakaran tumbuhan dikotil mempunyai akar utama yang menghujam lurus ke dalam lapisan tanah dan mempunyai percabangan di sisi-sisinya.

Tumbuhan dengan akar tunggang mempertahankan akar lembaganya sehingga berkembang menjadi akar primer yang disebut dengan akar tunggang (radix primaria) yang memiliki percabangan.

Berdasarkan banyaknya percabangan, jenis jenis akar tunggang dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu akar tunggang tidak atau sedikit bercabang dan akar tunggang bercabang


a. Tidak atau sedikit bercabangTumbuhan jenis ini memiliki akar tunggang tanpa percabangan atau hanya sedikit bercabang. Akar tunggang jenis ini mempunyai bentuk yang khas, yaitu bentuk tombak atau pena (fusiform) seperti pada wortel dan lobak, bentuk gasing seperti pada bengkuang, serta bentuk benang seperti pada akar tanaman kratok.


b. Bercabang (ramosus)Akar tunggang jenis ini memiliki percabangan yang banyak dan setiap percabangan memiliki percabangan lagi sehingga memiliki zona perakaran yang lebih luas. Contohnya pada pohon buah-buahan.


Jenis Jenis Akar Berdasarkan FungsinyaFungsi utama akar adalah sebagai organ penyerap air dan hara mineral. Namun, terdapat fungsi lain dari akar tumbuhan. Menurut fungsinya tersebut, akar dibedakan menjadi:

1. Akar gantung atau akar udara (radix aereus)
Akar gantung terdapat di atas permukaan tanah, melekat pada batang, tumbuh menjuntai ke arah tanah. fungsi dari akar gantung ini yaitu sebagai organ penyerap uap air dan gas, tetapi jika sudah mencapai tanah dan masuk ke dalam tanah, akar ini berfungsi sebagaimana akar pada umumnya. Contoh tanaman yang memiliki akar gantung ini yaitu pohon beringin dan tanaman anggrek.

2. Akar pembelit (cirrhus radicalis)
Akar ini membelit batang pokok tempat melekatnya tumbuhan. Contohnya dapat kita temukan pada tumbuhan panili.

3. Akar nafas (pneutophora)
Akar nafas merupakan bagian akar yang tumbuh keluar dari batang bagian bawah, yang sebagian menyembul keluar dan sebagian lagi tumbuh di dalam tanah.bagian akar yang menyembul keluar merupakan tempat masuknya udara melalui celah-celah permukaan akar. Contoh tanaman yang memiliki akar nafas ini yaitu bakau dan pandan.




Gambar a) akar nafas; b) akar gantung; c) akar tunjang

4. Akar pelekat akar (radix adligans)
Akar ini tumbuh, melekat dan memanjat pada batang. Contoh tumbuhannya yaitu sirih.

5. Akar penghisap (haustorium)
Akar ini mempunyai fungsi sebagai penyerap air, hara mineral, dan makanan dari batang pohon yang ditumpangnya. Tumbuhan dengan akar ini hidup sebagai parasit, contohnya seperti pada akar benalu.

6. Akar tunjang
Akar ini tumbuh ke segala arah, berbentuk seperti serabut-serabut. Akar jenis ini dimiliki oleh tumbuhan pandan.

7. Akar lutut
Sebagian akar ini tumbuh di atas tanah kemudian tertanam di dalam tanah, timbul tenggelam seperti bentuk gelombang yang berfungsi sebagai alat pernafasan. Contohnya yaitu pohon tanjang

8. Akar banir
Bagian akar ini tumbuh tinggi di atas permukaan tanah, berbentuk pipih seperti papan. Contoh tumbuhan dengan akar ini yaitu sukun
Share:

rantai makanan


Penjelasan Soal Rantai Makanan, Lengkap dengan Contoh dan Gambar







Pengertian rantai makanan

Sebelum masuk ke deretan contoh-contoh dari rantai makanan, mari kita bahas apa itu rantai makanan. Secara definisi, mengutip buku "Environmental correlates of food chain length" yang ditulis oleh F Briand dan JE Cohen, rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan ke deretan seri organisme melalui jenjang makan. Rantai makanan ini merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, di mana rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

Mudahnya, rantai makanan adalah interaksi makan dan dimakan dengan urutan dan tingkatan tertentu, dan dalam proses tersebut ada perpindahan energi antar jenjang organisme. Tiap tingkatan dari rantai makanan dalam ekosistem disebut sebagai tingkat trofik.

Urutan tingkat trofik dalam rantai makanan bisa dijabarkan sebagai berikut: tingkat pertama adalah organisme yang bisa menghasilkan makanan sendiri seperti tumbuhan hijau seperti pohon, rumput, dan tumbuhan lainnya.


Selanjutnya di tingkat atasnya terdapat konsumen yang merupakan makhluk hidup yang tidak bisa menghasilkan makanan sendiri.


Ilustrasi Rantai Makanan (sheppardsoftware.com)


Konsumen ini terbagi menjadi konsumen primer atau konsumen I yang merupakan herbivora seperti sapi, kambing, kelinci, serangga, dan lainnya. Lalu ada konsumen sekunder atau konsumen II yang merupakan organisme pemakan herbivora. Lalu ada konsumen tersier atau konsumen III yang memakan hewan yang memakan hewan hebivora, dan seterusnya.

Di jenjang paling atas dan berada di trofik tertinggi adalah konsumen puncak yang tidak punya predator yang memakan dirinya, seperti manusia, beruang, buaya, singa, atau paus pembunuh. Terdapat juga tingkatan lain seperti detrivor atau spesies pengurai seperti cacing tanah serta dekomposer yang juga pengurai seperti jamur dan bakteri.

Terdapat tiga macam rantai dalam rantai makanan: rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.
Rantai makanan tipe pemangsa: rantai makanan yang terjadi ketika hewan pemakan tumbuhan dimakan oleh hewan pemakan daging. Contoh: kelinci-ular-elang
Rantai makanan tipe saprofit: rantai makanan yang terjadi untuk mengurai organisme yang mati. Rantai ini muncul karena adanya dekomposer. Contoh: elang mati-bakteri
Rantai maknan tipe parasit: rantai makanan yang terjadi karena terdapat organisme yang dirugikan. Contoh: pohon besar-benalu, manusia-kutu
Contoh rantai makanan

Berbicara soal contoh rantai makanan, seperti yang sudah kami jelaskan di atas, rantai makanan cukup mudah untuk kita temui di sekitar kita. Salah satu contoh rantai makanan yang mudah ditemui di sekitar kita seperti rumput yang dimakan oleh serangga, serangga dimakan ayam, dan ayam dimakan oleh manusia. Mudah bukan? Nah, mari kita belajar soal contoh rantai makanan di berbagai ekosistem antara lain sawah, laut, kebun, hutan, sungai, serta gurun.

1. Rantai makanan di sawah


Ilustrasi Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan (Youtube.com Learning Junction)


Di ekosistem sawah terdapat banyak sekali rantai makanan. Padi adalah produsen terbesar di ekosistem ini. Berikut beberapa contoh dari rantai makanan di ekosistem sawah.
Energi matahari – Padi – Burung pemakan biji – Ular sawah – Elang – Pengurai
Energi matahari – Rumput – Serangga – Tikus – Ular sawah – Pengurai
Energi matahari – Padi – Tikus – Elang – PenguraiEnergi matahari – Padi – Serangga – Katak – Ular sawah – Elang – Pengurai


2. Rantai makanan di laut

Bumi kita didominasi dengan jumlah yang besar oleh lautan. Oleh karena itu, laut adalah ekosistem berbasis perairan yang terbesar di dunia. Tak heran ada banyak sekali rantai makanan di dalamnya. Berikut beberapa contohnya.
Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai
Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai
Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu - pengurai


3. Rantai makanan di kebun

Kebun merupakan ekosistem buatan, yang menyebabkan rantai makanan di dalamya cukup rendah karena jumlah makhluk hidup yang juga rendah. Berikut contohnya.
Energi matahari - tumbuhan sayur - ulat - burung - kucing - pengurai


4. Rantai makanan di hutan

Hutan merupakan ekosistem alami yang memiliki keanekaragaman hayati dengan intensitas tinggi. Tak pelak jumlah rantai makanan di hutan juga tergolong banyak, beragam, dan juga rumit. Berikut contohnya.
Energi matahari - rumput - kelinci - ular - elang - pengurai
Energi matahari - tanaman - tikus - ular - elang - pengurai
Energi matahari - rumput - kambing - harimau - pengurai


5. Rantai makanan di sungai

Di sungai yang merupakan ekosistem perairan mengalir, ternyata juga banyak organisme yang terlibat. Berikut contohnya.
Energi matahari - alga - ikan - burung bangau - buaya - pengurai
Energi matahari - alga - ikan - beruang - pengurai

5 dari 5 halaman

Dua tipe dasar rantai makanan: rerumputan dan detritus


Dalam rantai makanan, terdapat dua tipe dasar rantai makanan berdasarkan tingkatan awal yang jadi produsen pertamanya. Dua jenis rantai makanan ini yakni rantai makanan rerumputan atau grazing food chain, serta rantai makanan sisa atau detritus food chain atau lebih mudahnya rantai makanan detritus. Berikut penjelasannya.
Rantai makanan rerumputan atau grazing food chain adalah rantai makanan yang diawali dari tumbuhan sebagai trofik awalnya. Contoh dari grazing food chain adalah rantai makanan yang kita ketahui biasanya seperti rumput - belalang - tikus - ular, dan sebagainya.
Rantai makanan detritus atau detritus food chain adalah rantai makanan yang dimulai dari organisme heterotrof yang mendapatkan energi dari memakan sisa-sisa makhluk hidup. Contoh dari rantai makanan detritus ini adalah serpihan daun yang dimakan cacing tanah, lalu dimakan ayam, dan ayam dimakan manusia.
Perbedaan rantai makanan dan jaring makanan

Setelah secara panjang lebar kami menjelaskan rantai makanan di penjabaran di atas, ternyata juga ada yang disebut sebagai jaring-jaring makanan. Apa beda keduanya? Mari kita bahas.

Jaring-jaring makanan adalah hubungan antara rantai makanan dan apa yang dimakan spesies dalam sistem ekologi. Mudahnya, ini adalah sekumpulan dari beberapa rantai makanan yang dihubungkan oleh satu spesies tertentu karena lazimnya makhluk hidup memang memakan lebih dari satu variasi makanan.

Sebagai contoh, seekor tupai bisa memakan beragam jenis makanan seperti biji-bijian dan buah-buahan. Tupai tersebut dimakan oleh seekor rubah, yang juga tak hanya makan rubah namun juga memakan tikus dan juga serangga. Dalam contoh itu saja, sudah ada cukup banyak rantai makanan.

Perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan adalah rantai makanan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan. Sehingga Jaring-jaring makanan akan menimbulkan banyak sekali rantai makanan yang terhubung satu sama lain. Jika skemanya digambar, akan jaring-jaring makanan akan berbentuk seperti jaring laba-laba.

Selain itu, jaring-jaring makanan dapat meningkatkan kemampuan adaptasi dan persaingan untuk bisa bertahan hidup, tidak seperti rantai makanan yang tak berhubungan dengan bagaimana makhluk hidup bersaing mendapatkan makanan.
Share:

Jenis-jenis Batang Tumbuhan, Contoh, dan Gambarnya



Jenis-jenis Batang Tumbuhan, Contoh, dan Gambarnya

Hasil gambar untuk jenis jenis batang



Batang merupakan bagian utama dari tumbuhan, selain akar dan daun. Batang memiliki peran penting untuk menopang tumbuhan agar tetap tegak.

Batang juga berfungsi untuk mengangkut air, mengedarkan zat-zat makanan, menyimpan cadangan makanan, dan sebagai alat perkembangbiakan.

Batang tumbuhan, khusunya tumbuhan yang berkayu biasanya digunakan untuk bahan bangunan dan bahan pembuatan perabotan rumah tangga. Batang pada umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder. Batang juga dapat memilki bentuk lain, contohnya berbentuk bintang. Batang selalu mengadakan percabangan atau biasa disebut dengan ranting.


Batang terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing ruas tersebut dibatasi oleh buku-buku. Pada buku-buku batang ini akan muncul tunas yang membentuk cabang batang, daun, atau akar. Batang biasanya tumbuh ke atas menuju ke arah cahaya matahari.


Batang tumbuhan dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu batang berkayu, batang basah, dan batang rumput.



1. Batang Berkayu

Batang berkayu pada umumnya memiliki tekstur yang keras. Batang berkayumemiliki kambium, arah pertumbuhan yang keluar akan membentuk kulit dan arah tumbuh yang ke dalam akan membentuk kayu. Batang berkayu dapat bertambah besar karena adanya aktivitas kambium yang selalu melakukan pembelahan sekunder.


Karena sifatnya yang keras inilah, maka batang berkayu banyak dimanfaatkan sebagai bahan utama perabot rumah tangga, seperti almari, meja kursi, dan pintu.

Contoh dari tumbuhan berbatang kayu adalah pohon jati, pohon nangka, pohon jambu, pohon mahoni, pohon albasia, dan pohon trembesi.




2. Batang Basah

Batang basah memiliki ciri utama lunak, berair, dan pendekt. Karena lunak, maka batangnya tidak keras dan mudah dipotong. Contoh tumbuhan yang berbatang lunak, antara lain pohon pisang, bayam, pacar air, selada air, dan kangkung.



3. Batang Rumput

Batang rumput tidak berkayu, memiliki ruas-ruas yang nyata, dan berongga, serta umumnya pendek. Contoh tumbuhan yang memiliki batang rumput adalah rumput, padi, jagung, tebu, dan gelagah.

Share:

Macam-Macam Ekosistem Darat dan Ciri-Cirinya


Macam-Macam Ekosistem Darat dan Ciri-Cirinya
Hasil gambar untuk ekosistem darat




1. Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis terdapat dalam wilayah Khatulistiwa, seperti dalam lembah sungai Amazon, Amerika selatan, Asia tenggara (malaysia, indonesia, thailand), dan lembah sungai kongo. Hutan hujan tropis memiliki ciri-ciri abiotik sebagai berikut..

Memiliki curah hujan yang sangat tinggi antara 200-450 cm/tahun
Sepanjang tahun Matahari bersinar dengan suhu lingkungan antara 21-30 derajat celsius
Di hutan hujan tropis pohon-pohon dapat tumbuh tinggi mencapai 55 m dan membentuk kanopi (tudung).
Beberapa tanaman tumbuh merambat (liana), seperti rotan, atau tumbuh menempel (epifit), seperti anggrek, di cabang-cabang pohon untuk mendapatkan cahaya matahari.
Sebagian besar hewan hidup di sekitar kanopi karena mudah mendapatkan makanan dan berpindah tempat. Banyak pula yang ditemukan hewan bisa terbang atau memanjat, seperti kelelawar, ular, tupai, monyet, burung, dan serangga. Sementara di tanah terdapat macam tutul, babi hutan dan jaguar.
2. Padang Rumput
Padang rumput terdapat di daerah tropis hingga beriklim sedang, seperti Hongaria, Amerika selatan, Australia, dan Rusia Selatan. Di Indonesia, padang rumput terdapat di Nusa Tenggara. Rata-rata curah hujan 25-50 cm/tahun (ada yang mencapai 100 cm/tahun) dan hujan turun tidak teratur. Di daerah yang tercurah hujan tinggi, rumput tumbuh subur hingga tingginya mencapai 3 m, seperti bluestem grasses. Sementara di daerah yang curah hujannya rendah terdapat rumput yang pendek, seperti grama grasses dan bufallo grasses. Hewan yang hidup di padang rumput, seperti, reptil, burung, kanguru, kijang, singa, cheetah, jaguar, serigala, ular, pengerat, serangga, zebra, dan jerapah.
Ciri-Ciri Padang Rumput

Terdapat di daerah tropika dan sub tropika
Curah hujan bioma padang rumput adalah 25-50 cm/tahun, tetapi turun tidak teratur
Iklim bioma padang rumput pada umumnya bersuhu panas
Ditemukan adanya posorita dan drainase yang tidak teratur, menyebabkan tumbuhan sukar untuk mengambil air
Hewan yang hidu di padang rumput seperti reptil, burung, kanguru, kijang, singa, cheetah, jaguar, serigala, ular, pengerat, serangga, zebra, dan jerapah.
3. Sabana
Sabana (savana) adalah padang rumput yang diselingi oleh pohon-pohon. Sabana terletak pada daerah tropis dengan curah hujan sekitar 90-150 cm/tahun, seperti Australia utara, Nusa tenggara timur, Kenya (afrika), Nusa tenggara barat. Saban dibedakan atas dua jenis yaitu sabana murni (satu jenis pohon) dan sabana campuran (beberapa jenis pohon). Jenis tumbuhan pembentuk bioma sabana yaitu rumput, Acacia, Eucalyptus, dan Coryphautan (gerbang), sedangkan pada jenis hewannya antara lain, gajah, macam tutul, rayap, kijang, zebra, singa, serangga, dan kuda.
Ciri-Ciri Sabana


Padang rumput yang diselingi pohon-pohon
Terletak di daerah tropis dengan curah hujan 90-150 cm/tahun.
Sabana terdaat di Nusa tenggara timur, Nusa tenggara barat, Amerika Utara dan Kenya (Afrika)
Tumbuhan pembentuk bioma sabana adalah rumput, Coryphautan (gerbang), Acacia, Eucalyptus
Jenis Hewan bioma sabana seperti gajah, macam tutul, rayap, kijang, zebra, singa, serangga, dan kuda.
4. Hutan Gugur
Hutan gugur terdapat di daerah yang mengalami empat musim seperti musim dingin, musim panas, musim semi dan musim gugur. Seperti yang berada di Amerika serikat, bagian timur, Asia timur, Chili, dan Eropa barat. `Hutan gugur memiliki curah hujan yang merata sepanjang tahun sekitar 75-100 cm/tahun. Tumbuhan yang hidup pada umumnya memiliki daun lebar, seperti oak, elm, maple, dan beech. Pada musim dingin, air membeku sehingga tidak dapat diserap tumbuhan sehingga tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintetis. Akibatnya, daun menjadi berubah warna menjadi merah lalu cokelat, dan pada akhirnya gugur. Sebaliknya pada musim panas tiba-tiba dan salju mencair, tumbuhan akan menyerap air sehingga daun bersemi untuk melakukan fotosintetis.
Share:

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Followers

Blogger templates