This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, December 7, 2018

pengertian denah


Pengertian Denah

Denah merupakan sebuah peta berukuran kecil yang menunjukkan dan menggambarkan detail lokasi dari suatu bangunan. Denah biasanya merupakan tampak atas dari sebuah bangunan. Jika sebuah bangunan dipapas melintang, maka gambar tampak atas dari bangunan tersebut dapat disebut sebuah denah.

Seperti halnya peta, pada dasarnya denah dibuat untuk dapat memudahkan penggunanya dalam melacak suatu lokasi. Jika peta memiliki cakupan wilayah yang lebih luas, maka denah hanya mencakupi daerah suatu bangunan saja. Fungsi denah sendiri mencakupi beberapa fungsi seperti :
Fungsi ruang

Dalam hal ini, denan berfungsi untuk menunjukkan posisi setiap ruangan yang ada di dalam suatu bangunan. Dengan menggunakan denah, seseorang dapat dengan mudah mengetahui letak suatu ruangan di dalam sebuah bangunan.
Susunan ruang

Fungsi denah yang kedua adalah susunan ruang. Hampir sama dengan fungsi yang pertama, fungsi susunan ruang pada denah berarti dengan berfungsi untuk menunjukkan susunan ruangan yang ada di dalam bangunan. Dengan melihat denah, pengguna denah dapat dengan mudah mengetahui letak susunan ruangan yang ada di dalam suatu bangunan.
Sirkulasi ruang

Fungsi yang ketiga yaitu sirkulasi ruang berhubungan dengan arus keluar masuk pada sebuah ruangan. Pengertian denah berdasarkan fungsi ini yaitu berupa gambaran yang dapat memudahkan penggunya dalam mobilitas di dalam sebuah gedung ataupun bangunan. Pengguna denah akan dengan mudah mengetahui jalan yang paling cepat untuk menuju sebuah ruangan di dalam bangunan tertentu.
Dimensi ruang

Fungsi dimensi ruang berarti denah berguna untuk menunjukkan dimensi ukuran setiap ruangan yang ada di dalam sebuah gedung atau bangunan. Dengan memanfaatkan fungsi ini, pengguna denah akan lebih mudah mengetahui ukuran setiap ruangan yang ada dalam sebuah bangunan.
Letak pintu dan bukaan

Fungsi selanjutnya dari denah adalah fungsi letak pintu dan bukaan. Fungsi ini berguna untuk memudahkan pengguna denah untuk mengetahui letak pintu dan berbagai ventilasi lainnya. hal ini akan sangat berguna ketika terjadi berbagai bencana seperti kebakaran di dalam sebuah gedung. Dengan memanfaatkan fungsi ini, pengguna denah akan lebih mudah dalam mencari pintu ataupun ventilasi yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri.
Isi ruang

Fungsi denah berupa isi ruang berhubungan dengan apa yang ada di dalam setiap ruangan yang ada di dalam denah. Dengan memanfaatkan fungsi ini, pengguna denah dapat dengan mudah mengetahui apa-apa saja yang ada di dalam sebuah ruangan. Selain itu, pengguna denah juga dapat mengetahui pemilik ataupun pengguna dari sebuah ruangan yang ada di dalam bangunan ataupun gedung.
Share:

lingkungan buatan


Lingkungan Buatan : Pengertian, Manfaat, Jenis-jenisnya






Pengertian Lingkungan

Secara teoritis, yang dimaksud dengan lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam (seperti tanah, air, sinar matahari, mineral), serta flora dan juga fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan  dengan kelembagaan yang meliputi juga ciptaan manusia. sehingga dapat kita ketahui bersama bahwa bagian dari lingkungan tidak harus ciptaan oleh Tuhan. Namun ciptaan manusia pun juga bisa termasuk dalam lingkungan. Sebagai contoh adalah lingkungan waduk  lingkungan bendungan lingkungan sawah, dan lain sebagainya. Semua hal ini termasuk dalam kategori lingkungan.
Jenis- jenis Lingkungan

Apabila kita ditanyakan mengenai apa itu lingkungan, mungkin kita akan mengetahui bahwasannya lingkungan adalah semua yang berada di alam. Namun tahukah Anda, seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwasannya bagian dari lingkungan tidak hanya tentang yang diciptakan oleh Tuhan, namun juga apa yang diciptakan oleh manusia. Dengan demikian kita juga dapat memberikan suatu pernyataan bahwasannya lingkungan dibagi menjadi dua macam yakni lingkungan alam dan lingkungan buatan.
Lingkungan Alam

Jenis lingkungan yang pertama adalah jenis lingkungan alam. Lingkungan alam merupakan lingkungan yang terjadi dengan sendirinya dan tanpa adanya campur tangan dari manusia. dengan kata lain lingkungan alam merupakan lingkungan yang sudah ada dari saat seseorang belum dilahirkan. Lingkungan alam merupakan lingkungan yang diciptakan oleh Tuhan. Ada banyak sekali contoh lingkungan alam yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari- hari. contoh dari lingkungan alam antara lain seperti bukit, rawa, laut atau pantai , gunung, sungai , dan lain sebagainya. Lingkungan- lingkungan alam tersebut merupakan hal yang sangat wajar dan dapat kita temukan dimana saja.

Lingkungan Buatan

Berbeda dengan lingkungan alam yang dapat terbentuk dengan sendirinya, lingkungan buatan justru melibatkan kreativitas dan keuletan dari tangan manusia. Ya, lingkungan buatan merupakan kebalikan dari lingkungan alam. Lingkungan buatan merupakan lingkungan yang terbentuk karena adanya tindakan oleh manusia. Sehingga tanpa adanya tindakan dari manusia, maka lingkungan buatan tidak akan ada untuk digunakan manusia atau masyarakat banyak. Ada berbagai macam contoh lingkungan buatan yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari- hari pula. Beberapa contoh dari lingkungan buatan antara lain taman bunga, kebun buah, waduk, bendungan, dan lain sebagainya. Lingkungan buatan yang semacam ini juga meruapakan lingkungan yang tidak asing dan sering kali kita temui di sekitar tempat tinggal kita.

Itulah sekilas informasi mengenai pengertian dan juga contoh dari dua jenis lingkungan, yakni lingkungan alam dan juga lingkungan buatan. Pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan lebih lanjut dan lebih detail mengenai lingkungan buatan.

Pengertian Lingkungan Buatan

Sebelum membicarakan lebih lanjut dan mendalam mengenai lingkungan buatan, pertama- tama kita harus mengetahui mengenai apa itu lingkungan buatan. Meskipun sudah dikatakan sebelumnya bahwasannya lingkungan buatan merupakan lingkungan yang ada karena dibuat oleh manusia, namun kita perlu mengetahui pengertian dari lingkungan buatan yang lebih lengkap lagi. Lingkungan buatan merupakan lingkungan yang sengaja dibentuk oleh manusia agar dapat memenuhi hasrat atau keinginan atau bahkan kebutuhan manusia yang jumlahnya selalu tidak terbatas. Itulah pengertian dari lingkungan buatan ini.
Manfaat Lingkungan Buatan

Semua lingkungan di Bumi ini mempunyai manfaat yang dapat dirasakan oelh semua makhluk hidup yang ada di Bumi, begitu pula dengan adanya lingkungan buatan. Lingkungan buatan merupakan lingkungan yang dibentuk karena keinginan manusia sendiri. Maka dari itulah lingkungan yang dibuat oleh manusia ini seharusnya mengandung manfaat yang sangat baik dan banyak bagi manusia dan juga makhluk- makhluk yang lainnya. Adapun beberapa manfaat atau fungsi lingkungan buatan antara lain adalah sebagai berikut:
Memenuhi kebutuhan masyarakat

Manfaat atau fungsi dari lingkungan buatan yang pertama adalah sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menuut sifatnya, kebutuhan manusia terdiri dari dua macam, yakni kebutuhan jasmani dan juga kebutuhan rohani. Kedua kebutuhan tersebut dapat dicukupi dengan adanya lingkungan buatan. Sebagai contoh kebutuhan jasmani, manusia memerlukan air untuk bisa bertahan hidup dan lingkungan buatan pun menyediakannya dalam bentuk waduk atau bendungan.

Sehingga apabila sumber air yang biasa digunakan sehari- hari mengalami kondisi kekeringan, waduk atau bendungan bisa menjadi alternatif dalam penyediaan kebutuhan air . Selanjutnya adalah kebutuhan rohani, dan sebagai contoh adalah manusia memerlukan hiburan atau rekreasi. Lingkungan buatan juga dapat memberikan pelayanan tersebut. Waduk, bendungan maupun taman merupakan lingkungan buatan yang bisa digunakan manusia untuk rekreasi atau sekedar menghilangkan kepenatan. Lingkungan buatan ada juga yang berupa taman bermain yang khusus dibangun untuk sarana rekreasi bersama dengan keluarga.
Sebagai tempat rekreasi
Fungsi kedua seperti halnya yang telah dijelaskan di atas. Lingkungan buatan mempunyai fungsi sebagai sarana rekreasi atau wisata keluarga maupun pribadi. Jika Anda merupakan orang suka menyatu dengan alam, maka danau bendungan, taman bunga atau kebun buah merupakan pilihan yang tepat untuk berwisata. Namun jika Anda adalah orang yang kurang suka menyatu dengan alam dan lebih menyukai keramaian, maka taman bermain, mall atau pusat- pusat perbelanjaan lainnya cukup menarik untuk menjadi alternatif tempat yang bisa dikunjungi dalam rangka rekreasi.
Menyimpan cadangan air

Fungsi yng juga sangat kelihatan dari adanya lingkungan buatan adalah menyimpan cadangan air. Hal ini juga telah disinggung di atas. Bagaimanapun kita mengetahui bersama bahwasannya terdapat sumber air buatan, yakni waduk dan juga bendungan. Keduanya merupakan lingkungan buatan.

Meskipun air yang mengisi waduk maupun bendungan ini berasal dari lingkungan alam (kebanyakan dari sungai), namun keduanya cukup bisa memberikan bantuan ketika sungai sedang mengalami kekeringan. Sehingga ketika musim  kemarau tiba masyarakat juga bisa memanfaatkan air yang berada di waduk maupun bendungan tersebut.
Sarana edukasi

Fungsi yang selanjutnya dari lingkungan buatan adalah sebagai sarana edukasi. Edukasi merupakan kegiatan yang kaitannya dengan pendidikan. Dalam pendisikan, memperhatikan hal- hal atau lingkungan yang ada di sekitar kita pun menjadi hal yang patut untuk dilakukan. Ada beberapa macam lingkungan buatan yang bisa digunakan sebagai lokasi atau tempat untuk berwisata. Sebagai contoh adalah waduk dan bendungan.

Keduanya bisa dijadikan objek edukasi, misalnya mengenai makhluk apa saja yang tinggal di sekitarnya dan apa pula tujuan manusia membangun tempat tersebut. Selain waduk dan juga bendungan, taman bunga dan kebun buah juga bisa dijadikan tempat untuk melakukan pendidikan. Misalnya dengan mengetahui tanaman apa saja yang bisa hidup di lingkungan tersebut, dengan suhu sekian dan bagaimana pula perawatannya agar tampak selalu subur Sarana penelitian dan pengembangan

Fungsi yang selanjutnya tidak jauh- jauh juga dari dari fungsi sebelumnya, yakni lingkungan buatan dijadikan sebagai wadah penelitian dan juga pengembangan. Sebagai contoh adalah air yang ada di waduk ataupun bendungan. Dari situ, manusia bisa meneliti mengenai kandungan airnya. Apabila kandungan air aman maka bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari- hari dalam melakukan aktivitas. Dan apabila pengembangan mengenai penelitian dilakukan, maka manusia pun juga bisa menetapkan bahwa air yang ada di waduk dan bendungan aman untuk dikonsumsi atau tidak. Jika ternyata aman, manusia bisa menggunakannya untuk menjadi air minum.
Penunjang ekonomi masyarakat

Lingkungan buatan bisa menunjang perekonomian masyarakat. Sebagai contoh adalah masyarakat yang bekerja sebagai petani. Masyarakat yang bekerja sebagai petani pasti membutuhkan banyak air untuk dapat mengairi sawahnya. Oleh karena itulah keberadaan waduk dan bendungan sangatlah membantu karena menyediakan air. Selain itu, lingkungan buatan juga akan menguntungkan bagi masyarakat yang bekerja sebagai pedangang, karena taman-taman yang bisa dikunjungi oleh orang- orang bisa menjadi sumber penghasilannya. Hal ini sangat banya kita temui di kawasan- kawasan taman bermain.
Sebagai pembangkit listrik

Salah satu fungsi lingkungan buatan yang sangat penting adalah untuk menjadi pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut contohnya adalah pembengkit listrik tenaga air. Salah satu sumber pembangkitnya adalah dari waduk maupun bendungan. Waduk atau bendungan sangat bisa dimanfaatkan sebagai sumber tenaga pembangkit listrik.

Itulah beberapa macam fungsi lingkungan buatan yang ada di sekitar kita. Selain fungsi yang telah disebutkan di atas, pastinya masih ada fungsi- fungsi lain yang akan dirasakan oleh manusia baik disaadari oleh manusia maupun tidak. Fungsi atau manfaat tersebut terlahir berdasarkan jenis dari lingkungan buatan itu sendiri.
Jenis- jenis Lingkungan Buatan

Ada banyak sekali lingkungan buatan yang ada di sekitar kita. kita bahkan sudah mengetahuinya dari awal namun bisa juga tidak menyadari akan keberadaannya. Berikut ini akan dipaparkan mengenai apa saja yang termasuk ke dalam lingkungan buatan.
Waduk

Lingkungan buatan yang pertama adalah waduk . Mungkin hal ini juga sudah sering disinggung sebelumnya bahwasannya waduk yang terkadang menyerupai danau adalah buatan manusia. Ya, waduk yang merupakan cekungan besar dan terisi air ini sengaja dibuat oleh manusia dalam kaitannya mengairi lahan persawahan atau ladang yang ada di sekitarnya. Namun tidak hanya itu saja, bahwa kenyataannya waduk juga banyak digunakan sebagai pembangkit listrik bahkan ada pula yang telah dilegkapi berbagai wahan air untuk dapat sisewa oleh pengunjng waduk yang datang,
Bendungan

Tidak jauh berbeda dengan waduk, bendungan pun jug amemiliki fungsi dasar yang sama. Bendungan  dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai  Tujuan dari bendungan ini dibuat selain untuk membuat sumber air juga agar aliran air sungai tidak terlalu deras. Dan pada akhirnya akan banyak manfaat yang akan diperoleh manusia karena adanya bendungan ini.
Taman Bunga

Taman bungan juga merupakan contoh dari lingkungan buatan. Di Indonesia sendiri mungkin taman bunga akan jarang kita temui. Namun apabila kita menggegser kaki kita ke negara lain, mungkin kita akan dengan mudahnya menemukan tanaman bunga. Sebagai contoh adalah di Jepang. Di Jepang, taman bunga merupakan tempat yang familiar.

Tidak hanya bunga warna warni yang ditanam secara indah, bahkan di Jepang bunga ditanam hingga menyerupai karikatur tokoh- tokoh anime Jepang. Hal ini sangat menambah nilai keindahan. Karena adanya taman bunga unik dan indah inilah maka tempat tersebut dijadikan tempat wisata atau rekreasi baik secara pribadi manupun beramai- ramai.
Kebun Buah

Kebun buah juga merupakan salah satu contih lingkungan buatan. Meskipun tanaman buah sendiri merupakan ciptaan Tuhan, namun tanaman- tanaman di kebun buah tersebut ditanam oleh manusia. Sehingga kebun buah tersebut dikatakan sebagai lingkungan buatan manusia. ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari adanya kebun buah ini. Selain sebagai tempat rekreasi, biasanya pengunjung juga diperbolehkan memakan buah- buahan yang tumbuh secara gratis. Selain itu apabila buah yang matang terlalu banyak maka bisa dijual kembali. Berwisata di kebun buah selain menyenangkan karena biasanya tempatnya sejuk, juga mengenyangkan.
Taman Bermain

Taman bermain merupakan contoh lingkungan buatan yang semakin dikembangkan oleh manusia di zaman yang modern ini. Ada banyak sekali taman bermain yang telah dibangun dan sukses menarik hati para pengunjung, bukan hanya anak- anak namun juga remaja dan bahkan dewasa. Di dalam taman bermain kita akan menjumpai berbagai macam wahana- wahana permainan dari yang cukup menyenangkan sampai yang ekstrim. Di taman bermain inilah kita dapat menguji adrenalin yang kita miliki.


Pasar

Pasar yang setiap harinya ramai dikunjungi oleh orang-orang juga merupakan contoh lingkungan buatan. Pasar adalah tempat jual beli yang menghidupkan perekonomian masyarakat. Selain itu pasar juga merupakan tempat wisata, yakni wisata belanja. Dan dari pasar ini pula manusia bisa mendapatkan beragam barang untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.
Mall

Selain pasar, ada pula pusat perbelanjaan lainnya, yakni mall. Mall merupakan gaya hidup manusia modern. Manusia zaman sekarang leboh menyukai berkunjung ke mall daripada ke tempat- tempat wisata yang bernuansa alam. Beragam aktivitas bisa dilakukan di mall, dari berbelanja, jalan- jalan, atau sekedar nongkrong- nongkrong dan hang out.

Itulah beberapa macam atau jenis- jenis dari lingkungan buatan manusia. selain yang telah disebutkan di atas masih banyak lagi contoh lingkungan buatan manusia. Apapun jenis lingkungan buatan, kita harus selalu menjaganya agar tetap lestari dan bisa menghasilka fungsi seperti yang diinginkan bersama.
Share:

kincir angin


kincir angin




Hasil gambar untuk kincir angin




Kincir angin adalah sebuah alat yang mampu memanfaatkan kekuatan angin untuk diubah menjadi kekuatan mekanik. Dari proses itu memberikan kemudahan berbagai kegiatan manusia yang memerlukan tenaga yang besar seperti memompa air untuk mengairi sawah atau menggiling biji-bijian. Kincir angin modern adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik, disebut juga dengan turbin angin. Turbin angin kebanyakan ditemukan di Eropa dan Amerika Utara.



Sampai saat ini belum diketahui secara pasti siapa penemu kincir angin. Kekuatan angin sudah lama menjadi perhatian utama manusia. Pengembangan kincir angin dimulai dari bentangan layar yang menampung angin untuk menggerakkan kapal. Dari sinilah, pengetahuan terus dikembangkan hingga terciptalah alat yang dinamakan kincir angin (eg. PostMill/WindMill). Naskah tertua tentang kincir angin terdapat dalam tulisan Arab dari abad ke-9 Masehi yang menjelaskan bahwa kincir angin yang dioperasikan di perbatasan Iran dan Afganistan sudah ada sejak beberapa abad sebelumnya, kadang disebut Persian windmill. Jenis yang sama juga digunakan di Cina untuk menguapkan air laut dalam memproduksi garam. Terakhir masih digunakan di Crimea, Eropa dan Amerika Serikat. Fungsi pertama kali kincir angin adalah untuk menumbuk biji-bijian tanaman padi. Seiring berjalannya waktu, kincir angin mengalami pergeseran fungsi. Saat ini, kincir angin dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik.
Share:

rukun islam


RUKUN ISLAM ADA 5 YAITU:





MENGUCAP DUA KALIMAH SYAHADAT



Yang dimaksud dengan Syahadat adalah bagaimana seorang muslim harus bisa mengucapkan dengan lisan, membenarkan dengan hati kemudian mengamalkannya melalui perbuatan. Adapun orang yang mengucapkannya secara lisan tetapi tidak mengetahui maknanya dan tidak mengamalkannya, maka tidak ada manfaat sama sekali dengan syahadatnya. Dua kalimat syahadat menggambarkan bahwa sebagai hamba pasti akan melakukan pernyataan pada dirinya bahwa dari segi totalitas kediriannya yaitu hanya untuk Allah dan Rasul-Nya.


MENDIRIKAN SHOLAT




Sholat merupakan ibadah yang sangat agung kedudukannya dan Sholat mendapat perhatian dan prioritas utama dalam agama Islam. Keutamaan sholat dan kedudukannya diantara ibadah-ibadah yang lain telah dijelaskan dalam Islam. Ia merupakan sarana penghubung antara seorang hamba dengan Tuhannya. Sholat juga merupakan gambaran ketaatan seorang hamba akan segala perintah Tuhannya.

Sebagai seorang umat muslim pasti mempunyai kewajiban dalam mendirikan sholat dalam sehari semalam dengan jumlah 5 waktu. Seperti yang telah disebutkan dalam firman Allah:
“Dan Berdo’a lah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. At Taubah:103).


MENUNAIKAN ZAKAT




Zakat adalah kewajiban menyisihkan jenis harta tertentu untuk disalurkan kepada sekelompok orang tertentu pada waktu tertentu. Allah telah memerintahkan kepada semua umat muslim yang memiliki harta yang telah mencapai nisabnya agar dapat zakat harta untuk setiap tahunnya. Allah berfirman “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’”(QS. Al Baqarah:43)


BERPUASA PADA RAMADHAN




Pengertian puasa merupakan ibadah kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya. Seorang hamba meninggalkan syahwatnya, makan dan minumnya demi Allah Ta’ala. Hal itu di antara sarana terbesar mencapai taqwa kepada Allah ta’ala. Dalam syariat Islam puasa artinya menahan diri dari makan dan minum serta semua hal yang dapat membatalkan puasa yang dimulai dari terbit fajar sampai dengan terbenam matahari.


MENUNAIKAN IBADAH HAJI BAGI YANG MAMPU




Haji merupakan bentuk ibadah kepada Allah S.W.T dengan ruh, badan dan harta. Rukun Islam yang ke lima ini bahwa Alloh telah mewajibkan untuk setiap umatnya agar dapat berhaji sekali seumur hidup. Ada beberapa syarat haji diantaranya adalah Islam, berakal sehat, baligh, dan mampu.
Share:

rukun iman


RUKUN IMAN DAN PENJELASANNYA






Iman kepada Allah
iman kepada malaikat
iman kepada kitab-kitabNya
Iman kepada para Rasul
Iman kepada hari Akhir, dan
Iman kepada Takdir


Ada firman Alloh S.W.T yang artinya: “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi” (QS Al-Baqarah: 177).


Sebelum mengulas pada setiap bagian tentang rukun iman, ada baiknya memahami terlebih dahulu pengertian dari rukun iman. Rukun yang ada pada rukun iman merupakan dasar, asas, atau pedoman. Yang mempunyai makna 6 hal yang telah disebutkan dalam rukun iman yakni landasan yang dasar dan utama dalam beragama.


Tanpa adanya 6 hal tersebut maka kita masih belum bisa sempurna dalam beragama. Lantaran semua rukun iman ini saling berhubungan. Jika kita harus percaya sama Allah S.W.T, maka kita juga harus percaya kepada Rasul dan sebalikknya.


Seperti yang sudah ada pada firman Allah yang ada didalam surat An-nisa ayat 59 yaitu: “Atiullaha Wa’Ati’urrosuula” yang artinya: “Ikutilah Allah dan ikutilah Rasul” Dalam ayat tersebut, maka bisa kita ambil makna seandainya kita mengaku beriman kepada Allah maka kita juga harus percaya kepada rasul-Nya dan ikuti dalam setiap perintahnya. Selain itu berimanlah dengan setiap rukun-rukun yang ada dalam rukun iman agar agama kita bisa sempurna.


Selain itu juga dapat diartikan asas-asas atau landasan yang wajib kita yakini di dalam hati semua umat muslim beserta dapat dibuktikan dengan lisan dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.




RUKUN IMAN ADA 6 YAITU:





PERCAYA KEPADA ALLAH S.W.T






Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal: Mengimani adanya Allah. Mengimani rububiah Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Mengimani uluhiah Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mengimani semua nama dan sifat-sifat Allah (al-Asma’ul Husna) yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang Nabi-Nya tetapkan untuk Allah, serta menjauhi sikap menghilangkan makna, memalingkan makna, mempertanyakan, dan menyerupakan-Nya. Dan juga rukun iman yang pertama ini bukan hanya semata-mata mengaku beriman kepada Allah kecuali ia dapat mengimani 4 perkara berikut ini, diantaranya mengimani Allah S.W.T, mengimani rububiah Allah S.W.T, mengimani uluhiah Allah dan mengimani semua sifat Allah yang telah ditetapkan pada diri-Nya.

PERCAYA KEPADA MALAIKAT-MALAIKAT ALLAH






Mengimani keberadaanya, dan setiap amalan dan tugas yang diberikan Allah kepada Malaikat. Ada juga maksud wajib kita untuk membenarkan tentang malaikat ternyata memiliki wujud. Dimana Allah S.W.T sudah menciptakan para malaikat dari cahaya-Nya. Malaikat merupakan makhluk Allah yang senantiasa patuh dan selalu beribadah kepada Allah.


Allah berfirman yang artinya : “Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya” (QS. Al-Anbiya: 19-20)

Wujud dari berimannya mereka merupakan beriman kepada semua tugas serta amalan mereka yang telah disebutkan dalam Al-Quran dan Hadist.




PERCAYA KEPADA KITAB-KITAB ALLAH






Mengimani bahwa seluruh kitab Allah merupakan ucapan-Nya dan bukanlah ciptaan-Nya. karena kalam (ucapan) merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukanlah makhluk. Semua orang muslim wajib mengimani bahwa Al-Qur`an adalah penghapus hukum dari semua kitab suci yang turun dari sebelumnya. Kita harus senantiasa beriman kepada semua kitab Allah yakni kalam-Nya dan kalamullah itu bukan lah makhluk sebab kalam merupakan sebuah sifat Allah dan bukan makhluk.

Kita juga pasti wajib untuk beriman dengan rinci yang namanya telah disebutkan dalam Al-Quran, seperti injil, zabur, taurat dan lain sebagainya. Sesuai dengan firman Allah yang artinya: “Dan kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kittab (yang diturunkan sebellumnya) dan batu ujian terhaddap kitab-kittab yang lain itu.”(QS Al-Maidah:48).




PERCAYA KEPADA RASUL-RASUL ALLAH







Mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluk-Nya. Akan tetapi mereka semua tetaplah merupakan manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karena itu menyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata. Wajib mengimani bahwa semua wahyu kepada nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah S.W.T. Juga wajib mengakui setiap nabi dan rasul yang kita ketahui namanya dan yang tidak kita ketahui namanya.

Pemahaman mengenai rukun iman ke empat ini yaitu mengajak kita agar selalu beriman bahwa ada diantara laki-laki terdapat pada kalangan manusia yang sudah dipilih oleh Allah S.W.T agar dapat menjadi perantara untuk diri-Nya dengan para makhluknya. Akan tetapi, mereka tetap menjadi seorang yang biasa serta mempunyai sifat dan hak pengenahi ketuhanan.

Dengan menyembah para nabi dan juga rasul adalah kebatilan yang nyata. Dengan wajib untuk selalu beriman maka artinya semua wahyu nabi serta rasul benar dan mempunyai sumber dari Allah S.W.T. Sehingga barang siapa saja yang mendustakan dengan kenabian pada seseorang yang ada di antara mereka, sehingga sama saja ia sudah mendustakan semua nabi yang lainnya. Sehingga Allah mengkafirkan yahudi dan nasrani.

Seperti firman Allah yang artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan Nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud” (QS. An Nisa:163).




PERCAYA KEPADA HARI AKHIR (KIAMAT)







Mengimani semua yang terjadi di alam barzakh (diantara dunia dan akhirat) berupa fitnah kubur (nikmat kubur atau siksa kubur). Mengimani tanda-tanda hari kiamat. Mengimani hari kebangkitan di padang mahsyar hingga berakhir di Surga atau Neraka. Jika disebut dengan hari akhir, karena ia merupakan hari akhir didunia ini dan sudah tidak ada untuk hari esok. Hari akhir merupakan hari dimana Allah S.W.T sudah mewakafkan bagi semua makhluk hidup disaat itu kecuali Allah S.W.T perkecualikan.

Kemudian mereka semua akan dibangkitkan agar dapat mempertanggung jawabkan semua amalan yang sudah mereka lakukan. Allah berfirman : ”Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya, janji dari Kami, sesungguhnya Kami pasti akan melakukannya” (QS. Al-Anbiya: 104)

PERCAYA KEPADA QADA DAN QADAR (TAKDIR BAIK DAN TAKDIR BURUK)


Share:

Pengertian Tumbuhan Monokotil


Pengertian Tumbuhan Monokotil

Hasil gambar untuk pertumbuhan monokotil
“Tumbuhan monokotil diartikan sebagai tumbuhan dimana bijinya tunggal (mono).”

Dalam sistem klasifikasi atau taksonomi, tumbuhan ini erat kaitannya dengan beberapa kelompok besar lainnya seperti Liliopsoda, Liliidae dan Monocotyledodeae. Lengkapnya :
1. Monocotyledoneae dalam sistem de Candolle dan sistem Engler.
2. Monocotyledones dalam sistem Bentham & Hooker dan sistem Wettstein.
3. Kelas Liliopsida dalam sistem Takhtajan dan sistem Cronquist.
4. Anak kelas Liliidae dalam sistem Dahlgren dan sistem Thorne (1992).
5. Klad monocots dalam sistem APG dan sistem APG II.


Ciri-ciri Tumbuhan Monokotil

Kita lanjut ke pembahasan berikutnya tentang ciri-ciri yang dimiliki tanaman monokotil. Dari pengertiannya aja pasti udah ketahua ciri-ciri utamanya yaitu bijinya tunggal. Iya bijinya!


 berikut ini ciri-ciri tanaman monokotil :
Bentuk Akar Memiliki sistem akar serabut
Jumlah keping biji atau kotiledonnya hanya dengan satu lapis keping biji.
Kelopak bunga umumnya berkumlah tiga atau kelipatannya.
Pada Kandungan akar dan batangnya tidak terdapat cambium.
Pelindung akar dan batang lembaganya terdapat pada batang lembaga atau koleoptil dan pada akar lembaga atau koleorhiza.
Bentuk akarnya memiliki sistem akar serabut.
Tudung akar atau kaliptrogen ada tudung akar atau kaliptra.
Tumbuh kembang batang dan akarnya tidak dapat tumbuh berkembang menjadi besar.
Bentuk pola atau sumsum tulang daun melengkung dan sejajar.


Contoh Tumbuhan Monokotil

Berikut ini beberapa contoh tanaman biji berkembing satu yang bisa ditemui di sekitar kita :
1. Bawang
2. Pandan
3. Padi
4. Kelapa
5. Pisang
6. Suji
7. Jahe
8. Putri Malu
9. Kangkung
10. Durian
Share:

pengertian peta

Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis Peta



Hasil gambar untuk peta


Pengertian Peta




Istilah peta berasal dari bahasa Inggris, yaitu map. Adapun kata map berasal dari bahasa Yunani, yaitu mappa yang berarti taplak atau kain penutup meja. Namun, secara umum Pengertian Peta adalah gambaran seluruh atau sebagian permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Ilmu yang mempelajari tentang peta disebut kartografi, sedangkan orang yang pekerjaannya membuat peta disebut Kartograf.




Pengetahuan peta telah dikenal manusia sejak sebelum masehi. Benda bersejarah yang berhubungan dengan pembuatan peta adalah berupa lempengan tanah liat peninggalan bangsa Babilonia, Mesir, dan Cina. Benda tersebut saat ini dapat disaksikan di Museum Semit Harvard, Amerika Serikat.

Pengertian peta menurut para ahli




1. Menurut ICA (International Cartographic Association)




ICA (International Cartographic Association) adalah lembaga asosiasi para kartograf seluruh dunia. Menurut ICA, peta diartikan sebagai suatu representasi atau gambaran unsur-unsur kenampakan abstrak dari permukaan bumi yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa dan umumnya digambarkan pada bidang datar secara diperkecil atau diskalakan.




2. Aryono Prihandito




Aryono Prihandito adalah salah seorang ahli kartografi dalam negeri yang telah menghasilkan banyak sekali peta. Menurut Aryono, peta adalah gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu dan digambarkan pada bidang datar dengan sistem proyeksi tertentu




3. Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL)

Bakosurtanal adalah akronim dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional. Menurut lembaga ini, pengertian peta adalah wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan yang dapat menjadi sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan.

4. Erwin RaiszMenurut Erwin Raisz, pengertian peta adalah gambaran konvensional kenampakan muka bumi yang diperkecil seperti ketampakan aslinya bila dilihat vertikal dari atas, peta dibuat pada bidang datar serta dilengkapi tulisan-tulisan sebagai penjelasan.




5. Soetarjo Soerjosumarmo




Pengertian peta menurut Soetarjo Soerjosumarmo adalah lukisan dengan tinta dari seluruh atau sebagian permukaan bumi yang diperkecil dengan perbandingan ukuran yang disebut skala atau kadar.




6. F.J Mounkhous dan H.R Wilkinson




Menurut F.J Mounkhous dan H.R Wilkinson, pengertian peta ialah suatu perakitan terpadu atau suatu sintesa dari empat kelompok infomasi yaitu titik, garis, wilayah dan nama yang dikemukakan dalam istilah : liputan, ciri, pola, bentuk, ukuran, ketebalan simbul dan lain-lain.




Batasan tersebut langsung menunjuk ke pada segi teknik penetapan simbol dan analisis keruangan aspek persebaran data dalam jenis dan besaran serta penamaan geografiknya (toponimy). Di antara pengertian peta menurut para ahli lainnya, rasanya pengertian inilah yang paling mendasar.




7. Badan Informasi Geospasial (BIG)




Peta adalah wahana untuk penyimpanan dan penyajian data kondisi sebuah lingkungan yang dapat difungsikan bagi perencana dan pengambil keputusan dalam peningkatan pembangunan.




8. KBBI







Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, peta diartikan sebagai suatu gambar atau lukisan pada kertas yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan lain sebagainya; representasi melalui gambar dari suatu daerah yang menyatakan sifat, seperti batas daerah, sifat permukaan, dan denah.




9. Wikipedia




Menurut Wikipedia, peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui suatu sistem proyeksi. Peta bisa disajikan dalam berbagai cara yang berbeda, mulai dari peta konvensional yang tercetak hingga peta digital yang tampil di layar komputer.

Fungsi Peta

Menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.

Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.

Menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, gunung, sungai dan bentuk-bentuk lainnya.

Membantu peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti.

Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.

Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.

Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.

Alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena-fenomena (gejala-gejala) geografi di permukaan bumi.




Peta digunakan sebagai bahan informasi untuk mendapatkan data – data. Untuk mencapai tujuan tersebut, suatu peta harus dibuat dengan sebaik mungkin. Suatu peta dapat dikatakan peta yang baik apabila memiliki syarat – syarat sebagai berikut:




1. Konform, Peta harus dibuat berdasarkan keadaan yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di permukaan bumi.







2. Ekuidistan, Peta harus memiliki skala yang apabila dikalikan dengan jarak pada peta memiliki ukuran yang sama dengan jarak sebenarnya.




3. Ekuivalen, peta harus dibuat dengan memperhitungkan skalanya.

Jenis-Jenis Peta




Terdapat banyak macam jenis peta yang dapat kita temui. Jenis – jenis peta tersebut diklasifikasikan berdasarkan isi, bentuk, dan skalanya. Nah, berikut ini adalah pembahasan lengkap mengenai jenis – jenis peta beserta dengan contohnya.

A. Peta Berdasarkan Isinya

1. Peta Umum




Peta umum menggambarkan sebagian atau seluruh permukaan bumi secara umum, baik kenampakan alam maupun buatan manusia. Peta umum sendiri dapat dibedakan kembali menjadi tiga macam peta, yaitu :




a). Peta Dunia









Yaitu peta yang menggambarkan letak, bentuk, dan wilayah negara – negara di dunia. Umumnya dunia mengunakan skalta yang relatif kecil karena cakupan wilayahnya yang begitu luas.




b). Peta korografi









Peta korografi adalah peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang bercorak umum. Peta korografi umumnya berskala sedang hingga kecil, yaitu antara 1 : 250.000 hingga di atas 1: 1.000.000.







c). Peta topografi

Peta topografi adalah peta yang menggambarkan relief permukaan bumi dengan menggunakan garis-garis kontur. Garis kontur adalah garis-garis pada peta yang menunjukkan perbedaan ketinggian suatu tempat. Peta topografi juga menggambarkan kenampakan alam, misalnya pola aliran sungai dan morfologi, serta kenampakan buatan manusia, misalnya jalan dan permukiman. Peta topografi biasanya berskala besar, yaitu 1 : 25.000 atau 1 : 50.000.




2. Peta Khusus/Tematik

Peta khusus ialah peta yang menggambarkan suatu aspek atau gejala – gejala khusus di permukaan bumi saja. Peta khusus sering disebut juga dengan peta tematik karena peta ini hanya memuat tema – tema khusus yang ada muka bumi. Contoh dari peta khusus adalah peta persebaran flora, fauna, peta persebaran hasil tambang, peta kepadatan penduduk, dan lain – lain.

B. Peta Berdasarkan Bentuknya

1. Peta Datar (Peta Planimetri)









Peta datar merupakan sebuah peta yang dibuat di atas bidang datar, seperti kain, kertas, kanvas, maupun triplek. Seperti pada peta-peta pada umumnya, peta ini memiliki berbagai macam simbol yang digambarkan dengan bentuk, dan warna yang berbeda – beda.

2. Peta Timbul (Relief)









Peta timbul adalah peta yang dibuat secara 3 dimensi sehingga mirip dengan bentuk permukaan bumi yang sebenarnya. Peta ini memiliki kontur – kontur dan permukaan bumi yang jelas, seperti pegunungan yang nampak menjulang, perbedaan dataran tinggi – rendah, dan lain – lain.

3. Peta Digital









Peta digital yaitu peta yang proses pembuatannya menggunakan komputer. Data – data kenampakan permukaan bumi di dalam peta biasanya disimpan di dalam suatu memori komputer atau bisa dengan flashdisk atau hardisk eksternal. Penampilan gambar peta ini ditayangkan melalui layar monitor komputer dengan menggunakan program map info dan arc info.

C. Peta Berdasarkan Skalanya




Berdasarkan skalanya, peta dibagi menjadi 5 jenis, yaitu

1. Peta geografis









Peta yang skalnya lebih dari 1 : 1.000.000, peta jenis ini biasanya digunakan untuk menggambar kelompok negara contohnya, peta negara-negara Eropa, peta negara-negara Asia, peta negara-negara Afrika, dll.

2. Peta Skala Kecil









Peta yang skalanya berukuran antara 1 : 500.001 – 1 : 1.000.000, jenis peta ini biasanya digunakan untuk menggambar daerah yang wilayahnya luas, contohnya peta Indonesia, peta Malaysia.

3. Peta Skala Sedang









Peta yang skalanya berukuran antara 1 : 250.001 – 1 : 500.000, jenis peta ini biasanya digunakan untuk menggambar daerah yang wilayahnya agak luas, seperti peta Provinsi Jawa, peta Provinsi Bali.

4. Peta Skala Besar









Peta yang skalanya berukuran antara 1 : 5001 – 1 : 250 : 000, jenis peta ini biasanya digunakan untuk menggambar daerah yang wilayahnya sempit, seperti desa, kelurahan, kecamatan, dusun.

5. Peta Kadaster









Peta yang skalanya berukuran antara 1 : 100 – 1 : 5000, jenis peta ini biasanya digunakan untuk menggambar luas tanah dalam sertifikat tanah.




Besar kecilnya skala suatu peta akan mempengaruhi besar peta tersebut. Semakin besar angka skala pembandingnya, maka semakin kecil ukuran peta tersebut.

Langkah-langkah Pembuatan Peta




Proses pembuatan peta memerlukan beberapa tahapan berikut.

Menentukan Arah Utara




Arah utara dijadikan pedoman untuk pengukuran sudut arah setiap objek atau titik ukur yang akan dipetakan. Maka dari itu, langkah awal yang harus dilakukan dalam pembuatan peta adalah menentukan arah utara. Arah utara juga berguna dalam pembuatan tanda orientasi saat penggambaran peta. Macam-macam arah utara adalah sebagai berikut

Utara Magnetis, yaitu arah utara yang ditunjukan oleh pengaruh magnetis bumi

Utara grid, yaitu arah utara menurut garis bujur dan garis lintang pada peta. Utara grid sering disebut juga dengan utara peta.

Utara geografis, yaitu arah utara yang melalui kutub utara dan kutub selatan bumi atau sering disebut juga dengan utara matahari

Menentukan Titik Awal Pengukuran




Titik awal pengukuran digunakan sebagai patokan untuk menentukan titik ukur selanjutnya. Maka dari itu, pemilihan titik awal diusahakan berupa objek yang permanen dan mudah dikenali. Contoh objek yang dapat dijadikan sebagai titik awal pengukuran adalah perempatan jalan, ujung jembatan, titik pertemuan dua sungai, dan ujung lapangan

Menentukan Letak Titik Ukur




Letak titik ukur perlu diperhitungkan agar memudahkan proses pengukuran. Titik ukur merupakan titik bantu agar semua wilayah yang akan dipetakan dapat terukur secara lengkap. Jarak antara titik ukur yang satu dengan yang lainnya sebaiknya tidak terlalu panjang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kesalahan pengukuran.




Patok ditancapkan pada titik-titik ukur yang telah ditetapkan untuk mengetahui posisi titik ukur. Jumlah titik ukur yang ditentukan dicatat dalam tabel pengukuran agar tidak ada titik yang terlewat saat proses pengukuran berlangsung

Mengukur Jarak Antar Titik Ukur




Jarak antar titik ukur dihitung mulai dari titik awal dilanjutkan ke titik-titik ukur yang telah ditentukan. Pengukuran jarak antar titik ukur dilakukan menggunakan meteran. Hasil pengukuran jarak antar titik dicatat pada tabel pengukuran. Pengukuran jarak dapat dilakukan dengan metode sebagai berikut

Pembanjaran lurus dilakukan dengan mengukur jarak secara bertahap bagian per bagian. Tiap bagian dibatasi dengan tongkat. Pembanjaran lurus dilakukan oleh dua orang, seorang membidik lurus dan yang satunya lagi menancapkan tongkat ukur sesuai komando pembidik

Pengukuran langsung dilakukan apabila panjang meteran dapat mencapai jarak dua titik ukur

Mengukur Sudut Arah Antar Titik Ukur




Sudut arah antar titik ukur dapat ditentukan menggunakan metode azimuth dan bearing. Sudut azimuth adalah sudut arah yang diukur dari utara magnet bumi ke titik yang lain searah putaran jarum jam (kisaran sudut 0°-360°). Sudut Bearing adalah sudut arah yang diukur dari utara atau selatan magnet bumi ke titik yang lain, searah atau berlawanan dengan jarum jam dengan sudut maksimum 90°. Prinsip pengukuran sudut dengan metode bearing dan azimuth bisa dilihat pada gambar dibawahkiri sudut bearing – kanan sudut azimuth

Mencatat Kenampakan Objek di Sekitar Garis Lurus

Kenampakan objek yang terdapat disebelah kanan dan kiri titik ukur dicatat pada tabel pengukuran. Kenampakan terseput merupakan informasi penting untuk peta yang akan digambarkan. Contoh hasil pengukuran lapangan suatu wilayah sebagai berikut


Titik Azimuth Jarak (m) keterangan

kanan kiri

1-2 180º 10 Jalan Tempat Parkir

2-3 90º 12 Jalan Tempat Parkir

3-4 360º 10 Jalan Tempat Parkir

4-1 270º 12 Jalan Tempat Parkir




Pengolahan Data




Tahap pengolahan data dan analisis data dilakukan setelah proses pengukuran lapangan. Data hasil pengukuran dihitung, diolah, dan dikoreksi untuk menentukan posisi setiap titik hasil pengukuran pada kertas gambar. Data perlu dikoreksi karena dapat terjadi kesalahan dalam pengukuran, baik kesalahan alami, kesalahan petugas pengukuran (human error), maupun kesalahan alat.




Pada tahap ini juga dilakukan pembuatan simbol dan penentuan skala peta. Sebagai contoh, hasil pengukuran lapangan pada tabel diatas akan digambarkan dengan peta berskala 1:100. Hasil pengolahan data sebagai berikut







Titik Azimuth Jarak (cm) keterangan

kanan kiri

1-2 180º 10 Jalan Tempat Parkir

2-3 90º 12 Jalan Tempat Parkir

3-4 360º 10 Jalan Tempat Parkir

4-1 270º 12 Jalan Tempat Parkir




Penyajian Data

Tahap penyajian data adalah penggambaran peta berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data. Langkah-langkah penyajiannya adalah sebagai berikut

Plotting titik awal pada kertas gambar. Posisi titik awal (titik 1) pada kertas gambar diplotkan sesuai dengan sketsa

Menggambarkan titik 2 sesuai jarak dan azimuth hasil pengolahan data. Plotting jarak antar titik ukur dilakukan menggunakan penggaris. Plotting sudut arah titik-titik hasil pengukuran dilakukan menggunakan busur derajat.

Menghubungkan titik-titik ukur hingga membentuk kenampakan sesuai sketsa

Memberikan simbol dan keterangan pada hasil penggambaran

Melengkapi peta dengan komponen-komponen seperti judul, skala, tanda orientasi, legenda, dan garis tepi
Share:

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Followers

Blogger templates